Tuesday , April 23 2024

3 Tips Memilih Busi yang Berkualitas untuk Sepeda Motor Kesayangan

Mempunyai sepeda motor bebek yang sehat memang menyenangkan. Tentunya hal tersebut dapat terwujud dengan melakukan perawatan seperti service rutin. Salah satu hal yang dapat memembuat motor jalan ngacir adalah mempunyai busi yang berkwalitas dan original.

Busi motor yang berkwalitas mampu membuat pembakaran kendaraan Anda lebih sempurna. Keuntungan lain menggunakan busi original adalah penggunaan bahan bakar yang efisien. Tahukah Anda apa fungsi Busi? Benda kecil pada sepeda motor ini berfungsi membakar campuran udara dan bahan bakar serta membantu untuk melepas panas dari ruang pembakaran.

Ternyata benda yang kita lihat kecil sebiji jari ini mempinyai peran yang vital pada kendaraan kita. Wajib bagi kita untuk membeli busi yang asli dan berkualitas agar memberikan kinerja maksimal pada sepeda motor.

Lihat Juga: Cara mengganti Filter Oli NMAX, perhatikan letak dan posisinya agar tidak salah.

Tips Busi Motor yang Berkualitas

Berikut adalah cara memilih busi yang tepat yang kami kutip dari laman ototmotif . Ketika motor mulai mengalami ketidakstabilan dalam pengapian seperti mudah mogok atau tersendat-sendat saat jalan mungkin bisa membaca tips berikut ini.

1. Ukuran busi

Tips memilih busi yang pertama adalah pastikan ukuran busi diameter ulir, panjang ulir dan jangkauan insulator sesuai dengan spesifikasi mesin. Karena jika tidak sesuai maka kemungkinan busi akan longgar, overheat, terkena endapan karbon sehingga pengapian tidak sempurna dan bahkan bisa merusak piston.

2. Angka panas busi

Tips memilih busi yang kedua yaitu busi mempunyai angka panas busi yang tepat dan sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan anda, karena apabila angka panas busi yang dipakai terlalu besar atau busi terlalu dingin, maka akan mengakibatkan pengendapan karbon pada busi anda (carbon fouling).

Apabila angka yang dipakai terlalu kecil atau busi terlalu panas, maka busi akan mengalami overheat dan mengakibatkan misfire (gagal pengapian). Angka panas busi akan tertera pada model busi, contohnya pada busi NGK Iridium motor Yamaha dengan kode CR8. C itu merupakan kode ulir 10mm, R artinya busi resistor, dan 8 adalah angka tingkat panas busi.

Lihat Juga: Cara Agar Sepeda Motor Irit Bahan Bakar yang bisa Anda coba.

Semakin tinggi angka busi (7,8,9) maka termasuk golongan busi dingin. Sebaliknya, jika semakin rendah angkanya (dibawah 6) maka termasuk golongan busi panas. Kenapa sepeda motor mogok? Mungkin pada bagian businya sudah mulai aus dan saatnya diganti.

3. Penampilan fisik busi

Tips memilih busi yang ketika yaitu selalu pakai busi dalam kondisi prima dengan memperhatikan beberapa ciri fisik berikut :

1. Gasket (ring) sangat sulit dilepas

2. Metal shell lebih mengkilap karena melalui proses chromium plating Cr3

3. Ulir terminal nut lebih halus dan rapi

4. Konstruksi ujung elektroda, gap dan penyambungan pada busi sangat rapi